Profil Sekolah
 » PPDB 2010/2011
 » Home
 » Visi dan Misi
 » Mars SMA 1 Lumajang
 » Sejarah SMA 1
 » Archive
 » Galeri
 » Peta Lumajang

Staff
 » Kepala Sekolah
 » Guru
 » Karyawan/TU

Online Class
 » E-Learning
 » Ujian Online

Alumni
 » Data Alumni
 » Forum Lumajang

Link
 » Alternatif Mirror BSE
 » Tool
 » Komunitas Grafis SMASA
 » Album Foto
 » Biologi
 » BLOG
 » Astronomi
 » Download BSE
 » CyberSchool
 » Tutorial Mulok

Kategori Berita
 » Artikel Bebas [7]
 » Berita Sekolah [8]
 » Buletin Komite SMA 1 [2]
 » Religi [2]
 » Tekologi Informasi [7]

Artikel Lain
 » Selamat Datang di Situs RESMI SMAN 1 Lumajang
 » Pengumuman Hasil Seleksi PSB JPA 2007/2008
 » Buletin Komite edisi Maret 2007
 » Buletin Komite edisi Pebruari 2007
 » Buletin Komite edisi Januari 2007

» Front.. » Artikel


Warning: date() expects parameter 2 to be long, string given in /home/sman1lmj/public_html/front.php on line 20
'Setahun SBY-JK ' Harapan Tidak Sesuai Kenyataan
[] By

"Ternyata pemerintah tidak sebagus janjinya saat kampanye," cetus Abdul Rojak (42) saat dimintai komentarnya kepada detikcom, Rabu (19/10/2005).


Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini mengaku saat pilpres memilih SBY. "Saya terpukau dengan ucapannya yang bagus, mantap dan meyakinkan," aku Rojak.


Namun, kekaguman warga Jalan Daan Mogot ini terhadap SBY-JK berangsur-angsur sirna. Ia menilai kebijakan menaikkan harga BBM 2 kali dalam setahun sangat memberatkan. "Naiknya harga BBM membuat kebutuhan rumah tangga juga meningkat," keluh Rojak.


Menurutnya, pemerintah boleh saja menaikkan harga BBM. "Kalau mau naik ya Rp 1.000 saja. Tapi ini kan naiknya gila-gilaan," cetus Rojak. Ia mengaku dengan kenaikan ini sudah membuat pendapatan sehari-harinya berkurang. "Biasanya modal hanya Rp 8.000 kini saya harus bermodal Rp 15.000 per hari," tuturnya lirih.


Keluhan senada juga dilontarkan Adi Wahyu Hidayat (23) dan Jufri (26). Adi yang bekerja sebagai satpam di sebuah kantor pemerintah mengungkapkan dampak kenaikan harga BBM sangat terasa. "Tapi mau bagaimana lagi, kita kan rakyat kecil yang hanya bisa ngomong di belakang," cetus Adi.


Jufri yang sehari-hari menjadi sopir di sebuah perusahaan di kawasan Cibinong menambahkan, Presiden SBY sudah gagal dalam 1 tahun terakhir ini. Warga Jalan Gunung Putri, Cibinong, Jawa Barat ini, beralasan SBY tidak mampu memperbaiki keadaan. "Kalau harga BBM terus naik, saya tidak tahu bagaimana menghidupi orangtua dan adik saya," ujarnya pasrah.(Detik.com)


Artikel lain :
» PAS Coming Soon ...» Merintis Sekolah Berstandar Nasional
» Friendster, Penting Gak Sih di Sekolah?» IMPLEMENTASI SEKOLAH KATEGORI MANDIRI
» Membuat Joomla Server dengan Speedy Office» [Embel-embel] Sekolah Plus, Standart Nasional, Internasional
Pojok Admin

Admin

Anda pengunjung ke
sejak 02 Mei 2007

Foto Random

Kalender


© ™ 2007 SMA Negeri 1 Lumajang
Jl. A.Yani 7 Lumajang - Jawa Timur
Tlp. (0334) 881747 e-Mail : support@sman1lmj.sch.id
Powered by LiteCMS